🎺 MUSIK TRADISIONAL DAYAK

Sollokanong Dayak

Sollokanong merupakan seperangkat alat musik tradisional Dayak yang terdiri atas beberapa gong kecil dengan nada berbeda. Dalam ETNOSTATS-AR, Sollokanong digunakan sebagai konteks pembelajaran distribusi data berkelompok dan histogram.

Sollokanong Dayak
🎵 Warisan Musik Tradisional Kalimantan Barat

📖 Tentang Sollokanong

Sollokanong merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul dan menghasilkan susunan nada tertentu. Alat musik ini digunakan dalam berbagai kegiatan budaya, pertunjukan seni, dan upacara adat masyarakat Dayak.

📍 Asal Daerah

Sollokanong dikenal pada berbagai komunitas Dayak di Kalimantan Barat dan menjadi bagian dari kekayaan musik tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.

📊 Sollokanong dan Etnostatistik

Data latihan pemain Sollokanong dapat digunakan untuk mempelajari distribusi data berkelompok, tabel distribusi frekuensi, histogram, dan interpretasi data statistik dalam konteks budaya.

📚 Distribusi Data Berkelompok

Dalam etnostatistika, budaya dapat menjadi sumber data pembelajaran yang kontekstual. Data latihan pemain Sollokanong dapat dikelompokkan ke dalam interval kelas untuk mempelajari distribusi frekuensi berkelompok.

🎼 Konteks Pembelajaran

Misalkan dilakukan pengamatan terhadap jumlah pukulan pemain Sollokanong dalam satu sesi latihan. Data kemudian dikelompokkan ke dalam beberapa interval kelas sehingga dapat digunakan untuk mempelajari distribusi data berkelompok dan histogram.

📊 Tabel Distribusi Frekuensi

Contoh data pembelajaran berikut digunakan untuk mempelajari distribusi data berkelompok. Data ini merupakan simulasi pembelajaran dan bukan data penelitian lapangan.

Interval Pukulan Frekuensi Frekuensi Kumulatif
10 - 14 2 2
15 - 19 4 6
20 - 24 6 12
25 - 29 3 15
30 - 34 2 17
Total 17 17

📈 Histogram Sollokanong

Histogram digunakan untuk menampilkan distribusi frekuensi data berkelompok berdasarkan interval kelas.

📚 Interpretasi Statistik

Analisis sederhana berdasarkan distribusi frekuensi data latihan pemain Sollokanong.

🎺 Hasil Interpretasi

Berdasarkan tabel distribusi frekuensi, interval dengan frekuensi tertinggi adalah 20–24 pukulan dengan jumlah 6 siswa.

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menghasilkan jumlah pukulan pada rentang tersebut selama latihan.

Frekuensi kumulatif menunjukkan bahwa hingga interval 20–24 terdapat 12 siswa yang telah terdata.

Melalui distribusi data berkelompok, peserta didik dapat memahami cara mengelompokkan data numerik ke dalam kelas-kelas interval dan menyajikannya dalam bentuk histogram.

Pendekatan ini memperlihatkan bahwa musik tradisional Sollokanong dapat menjadi sumber pembelajaran statistika yang kontekstual melalui etnostatistika.

🎵 Koleksi Musik Tradisional

Jelajahi berbagai warisan musik tradisional Kalimantan Barat yang telah diintegrasikan ke dalam ETNOSTATS-AR sebagai media pembelajaran statistika berbasis budaya.

🎸 Sape Dayak

Media pembelajaran distribusi frekuensi dan penyajian data menggunakan diagram batang.

🥁 Agukng Dayak

Media pembelajaran persentase dan diagram lingkaran berbasis budaya Dayak.

🎶 Entobong Dayak

Media pembelajaran peluang empiris berdasarkan hasil pengamatan bunyi.

🥁 Kubeh Dayak

Media pembelajaran mean, median, dan modus menggunakan data latihan.

🎺 Sollokanong Dayak

Media pembelajaran distribusi data berkelompok, frekuensi kumulatif, dan histogram.

📱 Integrasi ETNOSTATS-AR

Melalui ETNOSTATS-AR, peserta didik dapat mempelajari budaya lokal Kalimantan Barat secara interaktif. Marker Sollokanong dapat dipindai untuk menampilkan objek budaya, materi statistika, visualisasi data, dan pengalaman belajar berbasis Augmented Reality.