← Beranda

SOTONG PANGKONG PONTIANAK

UJI T BERPASANGAN (PAIRED SAMPLE T-TEST)

Analisis Perbedaan Ketebalan Sotong Sebelum vs Sesudah Dipangkong
Sotong Pangkong Pontianak

🦑 Sotong Pangkong (Sopang)

Kuliner malam ikonik Pontianak berupa cumi kering yang dipanggang arang dan dipukul (pangkong) hingga seratnya lembut. Ketebalannya diukur sebelum dan sesudah dipangkong.

Pengamatan Uji t Berpasangan menganalisis perbedaan signifikan rata-rata Ketebalan Sotong (mm) sebelum perlakuan pemangkongan dan sesudah dipangkong.

Rata-rata Penurunan
-3,38 mm
Penipisan Fisik Sotong
Nilai t Hitung
18,71
t Tabel = 2,36 (p < 0,001)
Keputusan Uji
Tolak H₀
Beda Signifikan
📋 Sampel Ketebalan Sotong Sebelum & Sesudah Dipangkong (8 Ekor, mm)
Kondisi Pengukuran S-1 S-2 S-3 S-4 S-5 S-6 S-7 S-8
Sebelum (mm) 8 mm 9 mm 7 mm 10 mm 8 mm 9 mm 11 mm 10 mm
Sesudah (mm) 5 mm 6 mm 4 mm 6 mm 5 mm 6 mm 7 mm 6 mm
Beda Selisih (d) 3 mm 3 mm 3 mm 4 mm 3 mm 3 mm 4 mm 4 mm
📊 Perbandingan Grafik Ketebalan Sotong Sebelum (Biru) vs Sesudah Dipangkong (Kuning)
12mm 9mm 6mm 3mm
8|5
S-1
9|6
S-2
7|4
S-3
10|6
S-4
8|5
S-5
9|6
S-6
11|7
S-7
10|6
S-8

📍 Perubahan Fisik

Rata-rata ketebalan awal 9,0 mm berkurang menjadi 5,62 mm setelah proses pemangkongan tradisional.

⚡ Hasil Uji t Berpasangan

Nilai t-hitung (18,71) > t-tabel (2,36) membuktikan pemangkongan memberikan pengaruh penipisan yang nyata.

💡 AI Ethno Insight

Aktivitas memukul (pangkong) memutus jaringan serat daging cumi sehingga teksturnya menjadi lebih renyah dan empuk.