← Beranda

SOLOKANONG DAYAK

ANALISIS KORELASI DAN REGRESI LINIER

Hubungan Ukuran Pencon Terhadap Frekuensi Nada (Hz)
Solokanong Dayak

🔔 Solokanong (Gong Kecil Berpencon)

Solokanong adalah instrumen musik tradisional Dayak berupa deretan 7 gong kecil berpencon yang diletakkan horizontal dalam rak kayu berukir. Nada tinggi-rendahnya diatur dari variasi diameter logam pencon.

Pengamatan hubungan akustik-matematis antara Diameter Pencon Gong (cm) dengan Frekuensi Tinggi Nada (Hertz, Hz) pada 7 pencon Solokanong.

Jumlah Pencon
7 Gong
Tangga Nada Pentatonis
Korelasi (r)
-0,97
Hubungan Negatif Kuat
Rentang Nada
220–440 Hz
Frekuensi Melodis
📋 Ukuran Diameter Pencon vs Frekuensi Nada (Hz) pada 7 Gong Solokanong
Atribut Pencon P-1 P-2 P-3 P-4 P-5 P-6 P-7
Diameter (cm) 22 cm 20 cm 18 cm 16 cm 14 cm 12 cm 10 cm
Frekuensi (Hz) 220 Hz 250 Hz 290 Hz 330 Hz 370 Hz 410 Hz 440 Hz
📊 Kenaikan Frekuensi Nada (Hz) Seiring Mengecilnya Ukuran Pencon (P-1 s.d. P-7)
450Hz 330Hz 220Hz 110Hz
220 Hz
P-1 (22cm)
250 Hz
P-2 (20cm)
290 Hz
P-3 (18cm)
330 Hz
P-4 (16cm)
370 Hz
P-5 (14cm)
410 Hz
P-6 (12cm)
440 Hz
P-7 (10cm)

📍 Hubungan Akustik Negatif

Semakin kecil diameter pencon, massa logam berkurang sehingga menghasilkan getaran gelombang bernada semakin tinggi (Hz).

🎶 Presisi Tangga Nada

Deretan 7 pencon Solokanong membentuk susunan tangga nada tradisional dengan selisih frekuensi yang harmonis.

💡 AI Ethno Insight

Penempaan fisik gong tradisional oleh empu Dayak membuktikan penguasaan intuitif hukum gelombang akustik-matematika.